Mercer Marsh Benefits mengumpulkan dan merangkum program employee health benefits dari lebih dari 470 perusahaan di Indonesia yang mencakup 24 industri berbeda dalam Laporan Indonesia Health and Benefits Study 2024. Laporan ini mencakup tunjangan kesehatan karyawan yang diberikan oleh perusahaan seperti rawat inap, rawat jalan, melahirkan, rawat gigi, kacamata, serta asuransi jiwa dan kecelakaan, dan juga memberikan informasi terkait tren biaya kesehatan di Indonesia.
Tunjangan kesehatan karyawan dengan tingkat prevalensi tertinggi
Tunjangan kesehatan karyawan berupa rawat inap dan rawat jalan menjadi perhatian khusus dengan tingkat prevalensi tertinggi dalam Laporan Indonesia Health and Benefits Study 2024. Salah satu faktor pendorongnya adalah biaya medis di Indonesia yang masih menunjukan tren peningkatan di tahun 2024, dan inflasi biaya medis di Indonesia masih tergolong tinggi di Asia.
1. Rawat Inap
- 94% perusahaan memberikan benefit rawat inap kepada karyawan dan keluarganya.
- Benefit rawat inap mencakup kamar akomodasi, biaya dokter umum dan spesialis, biaya tindakan bedah, dan biaya lainnya.
- Terdapat dua jenis skema umum yang diberikan perusahaan kepada karyawan, yaitu skema indemnity dan managed care.
- Skema indemnity memberikan kebebasan kepada karyawan dalam memilih fasilitas kesehatan dalam jaringan program kesehatan, dengan batasan yang telah ditetapkan.
- Skema managed care membatasi fasilitas kesehatan yang dapat diakses oleh karyawan sesuai dengan jenjang rujukan yang harus dilalui.
2. Rawat Jalan
- 79% perusahaan di Indonesia memberikan benefit rawat jalan kepada karyawan.
- Benefit rawat jalan mencakup biaya dokter umum, dokter spesialis, biaya obat, biaya fisioterapi, biaya vaksin, dan lain-lain.
- Perusahaan dapat menerapkan skema as charge atau skema inner limit dalam memberikan limitasi akses terhadap manfaat rawat jalan.
- Skema as charge memberikan satu limit penggantian tahunan yang fleksibel untuk biaya dokter dan obat-obatan.
- Skema inner limit memberikan batas penggantian per-item, dengan batas penggantian yang berbeda antara biaya dokter dan biaya obat-obatan.
Empat tren utama dalam program employee health benefits di Indonesia
Tren utama dalam laporan terkait program benefit kesehatan karyawan: